Untung Lebih Tinggi dengan Mengetahui Jenis-jenis Investasi

Spread the love

Semakin lama, ragam investasi di Indonesia berkembang dengan begitu pesat dan menunjukkan tren yang positif. Meskipun minat masyarakat cenderung masih terbilang rendah, namun berbagai jenis investasi yang semakin mudah dijangkau serta sejumlah pendidikan literasi finansial nyatanya sudah menunjukkan hasil peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjalankan investasi.

Investasi dalam Hitungan Waktu

Salah satu hal yang perlu diperhatikan saat akan berinvestasi adalah jangka waktunya. Investasi dapat dibedakan menjadi dua, yakni jangka pendek dan jangka panjang. Keduanya sebenarnya sama-sama menguntungkan, hanya saja perlu dilihat lagi dari tiap-tiap kebutuhannya.

  • Investasi jangka pendek

Investasi sementara ini dapat digunakan untuk mengamankan uang yang dimiliki sembari menunggu datangnya peluang investasi lain. Untuk bisa menjalankan investasi ini, Anda perlu mempertimbangkan tingginya kualitas investasi yang dilakukan serta instrumen yang mudah dijual.

Investasi yang satu ini memiliki return yang singkat, sehingga cocok bagi Anda yang ingin segera mendapatkan keuntungan secara cepat. Contoh investasi jangka pendek ini adalah reksa dana.

  • Investasi jangka panjang

Dengan menjalankan investasi jangka panjang, diperlukan waktu yang cukup lama untuk bisa menghasilkan return. Tidak jarang, investasi semacam ini harus ditahan atau disimpan selama bertahun-tahun sebelum dijual kembali. Kendati demikian, risiko yang ditanggung umumnya juga sangat besar.

Biasanya, modal yang dikeluarkan untuk menjalankan jenis investasi ini haruslah besar. Bahkan tidak jarang, kerugian akan muncul di awal-awal Anda memulai investasi. Adapun salah satu jenis dan instrumen investasi yang masuk ke dalam kategori ini adalah saham.

Jenis Investasi Paling Populer

Dengan melakukan investasi, seseorang bisa mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu membuka bisnis. Selain untuk mempersiapkan dana masa depan, investasi penting sehingga dapat melindungi berbagai aset dari ancaman inflasi. Berikut beberapa jenis investasi yang dapat dipilih.

  • Deposito

Sekilas, deposito mirip dengan tabungan. Dengan risiko yang rendah, tidak jarang deposito ini dipilih oleh para investor yang masih pemula. Kendati demikian, jika Anda ingin berinvestasi dengan sistem deposito ini maka harus bersedia menanggung tingkat bunga yang cukup tinggi serta tenor deposito sekitar 6, 12, atau bahkan 24 bulan.

  • Saham

Kendati terlihat mudah dan hasilnya lebih besar dibanding jenis investasi lainnya, saham nyatanya memiliki risiko yang juga cukup besar. Harganya fluktuatif dan sangat tergantung dengan keadaan ekonomi maupun politik negara. Bahkan tidak jarang, keadaan seperti hari raya juga mempengaruhi harga dari saham tersebut.

  • Reksa Dana

Bagi Anda yang ingin berinvestasi namun memiliki keterbatasan modal maupun waktu, Anda dapat menjajal tipe investasi yang satu ini. Dengan reksa dana, Anda sebagai investor hanya perlu menyediakan modal yang kemudian akan dikelola oleh manajer investasi untuk dijalankan pada produk-produk seperti pasar uang, obligasi, ataupun saham.

  • Emas dan logam mulia

Bisa dibilang, investasi dengan emas dan logam mulia merupakan salah satu jenis investasi klasik di masyarakat. Investasi ini cocok untuk Anda yang ingin berinvestasi dalam jangka waktu lama, sebab harga emas dan logam mulia cenderung meningkat dengan risiko harga yang relatif aman.

  • Properti

Tanah dan bangunan merupakan investasi jangka panjang yang sangat menjanjikan di masa depan. Nilai properti akan terus meningkat dengan risiko minim untuk bangkrut. Apalagi, properti merupakan kebutuhan mendasar untuk tempat tinggal ataupun usaha. Dengan properti ini, Anda dapat menjualnya kembali atau menyewakannya dengan keuntungan yang besar.